Brexit Akhirnya Beres, Begini Reaksi Kelegaan Boris Johnson

LONDON, KOMPAS.com – Perdana Menteri Inggris Boris Johnson pada Kamis (31/12/2020) mengungkapkan kelegaannya, usai persoalan kesepakatan Brexit dengan Uni Eropa akhirnya beres.

Johnson berkata, Inggris akan jadi negara terbuka, murah hati, berpandangan luas, internasionalis, dan menganut perdagangan bebas setelah keluar dari semua aturan Uni Eropa mulai pukul 23.00 waktu setempat.

“Ini momen yang luar biasa bagi negara ini,” katanya dalam pesan saat Tahun Baru, dikutip dari AFP.

Baca juga: Intelijen Uni Eropa: Brexit Bisa Buka Celah Ancaman Terorisme

“Kebebasan di tangan kami, dan kami bebas memanfaatkannya sebaik mungkin,” lanjutnya.

Dalam pesan tersebut, eks Wali Kota London itu juga memanjatkan harapan dalam pandemi virus corona, seiring distribusi vaksin Covid-19 yang mulai mengalir, termasuk yang dikembangkan di Inggris oleh Universitas Oxford dan AstraZeneca di Cambridge.

Boris mengatakan, perjuangan berat masih menanti usai munculnya varian baru virus corona di “Negeri Ratu Elizabeth”.

Baca juga: Inggris Hapus Pajak Tampon Tandai Hari Pertama Berakhirnya Masa Transisi Brexit

“Tapi saat matahari terbit besok pada 2021, kami memiliki kepastian akan vaksin-vaksin itu: dipelopori di Inggris yang juga bebas melakukan berbagai hal secara berbeda, dan kalau bisa lebih baik, daripada teman-teman kami di Uni Eropa,” ungkapnya.

“Bebas melakukan kesepakatan dagang di seluruh dunia. Dan bebas meningkatkan ambisi kita untuk menjadi negara adidaya sains,” katanya merujuk pada ambisi dalam biosains, kecerdasan buatan, baterai, dan teknologi angin.

Inggris akan bekerja dengan para mitra di seluruh dunia, saat memimpin negara-negara G7 dan KTT perubahan iklim COP 26 PBB tahun depan, kata perdana menteri.

Baca juga: Johnson Janji Ubah Inggris Jadi Negara Adidaya Sains Setelah Brexit

Politisi Partai Konservatif itu turut menyuarakan persatuan di antara negara-negara Britania Raya, yang terpecah belah akibat ketegangan saga Brexit.

“Dan saya rasa itu akan menjadi naluri yang luar biasa dari orang-orang di negara ini untuk bersatu menjadi Britania Raya – Inggris, Skotlandia, Wales, dan Irlandia Utara – bekerja sama untuk menunjukkan nilai-nilai kita di seluruh dunia.”

Baca juga: Pasca-Brexit, Kenapa Ayah PM Inggris Malah Cari Kewarganegaraan Perancis?