Cakap Polisi, Gisel Sempat Kirim Video Syur ke MYD via AirDrop, Setelah Itu Ponselnya Hilang

JAKARTA, KOMPAS. com – Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Yusri Yunus mengatakan, tersangka Gisel dinilai telah membuat konten pornografi.

Pernyataan Yusri berdasarkan Pasal 4 Ayat 1 Undang Udang Nomor 44 Tarikh 2008 tentang Pornografi.

“Baca Pasal 4, membuat, saya sampai yang merekam siapa? Saudari GA, dia yang rekam. Membuat memang tidak bisa untuk kepentingan pribadi, ” perkataan Yusri dalam jumpa pers di gedung Direktorat Reserse Kriminal Ijmal, Mapolda Metro Jaya, Rabu (30/12/2020).

“Yang terjadi adalah (tersampaikan ke) teman-teman semua kan, sampai khalayak ke masyarakat umum, ini yang kemudian tersebar, ” ucap Yusri melanjutkan.  

Baca juga: Gisel Akan Diperiksa sebagai Tersangka di 4 Januari 2021

Yusri berujar, di dalam pemeriksaan, Gisel mengakui telah mendirikan konten bermuatan dewasa tersebut dengan MYD di salah satu hotel kawasan Medan, Sumatera Utara ada 2017.

Setelah merekam, kata Yusri, Gisel mengirim rekaman video syur itu kepada MYD melalui fitur AirDrop yang ada di iPhone.

“Saat itu saudari GA juga transfer gunakan AirDrop kepada si MYD. MYD pengakuannya sempat seminggu (menyimpan) lalu setelah itu dihapus, ” cakap Yusri.

“Menurut pengakuannya (Gisel), ada dengan bilang rusak, ada ponsel mulia hilang, ” ucap Yusri lagi.

Baca juga: Polisi Sebut Gisel Kirim Video Syur kepada MYD Lewat Fitur AirDrop

Adapun, buatan penetapan Gisel sebagai tersangka sesudah dilakukan pemeriksaan dua kali jadi saksi dan gelar perkara.

Dalam penelitian sebagai saksi, Gisel dan MYD sama-sama mengakui bahwa video berdurasi 19 detik itu merupakan dirinya sendiri.

Yusri berujar, video syur tersebut dibuat oleh Gisel dan MYD pada 2017 di salah utama hotel kawasan Medan, Sumatera Mengadukan.

Baca selalu: Ditetapkan Jadi Tersangka, Gisel Unggah Tulisan soal Badai Kehidupan

Atas perbuatannya, Gisel dan MYD dijerat secara Pasal 4 Ayat 1 juncto Pasal 29 dan/atau Pasal 8 Undang Undang Nomor 44 Tahun 2008 tentang Pornografi dengan kerawanan hukuman palingan ringan 6 bulan penjara dan paling berat 12 tahun penjara.